Defisit APBD Berdampak pada Tunjangan Sertifikasi Guru
Senin, 25 April 2016 | 22:55:50 WIB | Dibaca: 558 Kali




ilustrasi/net


MUARASABAK - Defisit anggaran di Kabupaten Tanjabtim berdampak pada dana sertifikasi guru. Sedikitnya, ada1.359 guru sebagai penerima dana sertifikasi tahun ini.

"Dimana, yang tadinya guru menerima dana sertifikasi bisa empat bulan, bisa menjadi tiga bulan," kata Kepala Disdik Tanjabtim Feri Marjoni melalui Kabid Dikdas Sidabutar.

Dia mengatakan, bulan ini dana sertifikasi akan cair, hanya saja akibat defisit akan adanya pengurangan penerimaan dana sertifikasi bagi guru.

Untuk bulan ini, lanjut Sidabutar guru yang menerima sertifikasi ada 1.359orang, terdiri dari pengawas sebanyak 26 orang, guru TK 15 orang, guru SD 1.132orang dan guru SMP 186 orang.

Tidak menutup kemungkinan, 1.359 guru tersebut bisa menerima dana sertifikasi semua bulan ini, tergantung SK dari Dirjen. "Kalau SK Dirjen keluar bisa nerima semua, tetapi kalau SK Dirjen tidak keluar bisa saja tahun depan baru menerima dana sertifikasi,”tuturnya

Disamping itu, setiap bulan ada penilaian dirjen Kemendiknas secara online terhadap kinerja guru. Jika SK tidak diterbitkan, berarti ada kesalahan yang dilakukan guru.

“Setiap bulankan ada penilaian dan perubahan yang dilakukan Dirjen, jadi semua yang menentukan Dirjen, apalagi mengenai jam belajar yang tidak memenuhi target,” bebernya.

Sidabutar  berharap, bagi guru yang sudah memiliki sertifikasi, benar-benar menjalankan tugas dan meningkatkan mutu pendidikan bagi anak-anak, agar tidak ada masalah saat penerimaan dana sertifikasi.(*)

Penulis : Joni Hartanto

Editor  : Andri Damanik





Berikan Komentar via Facebook :