PENEGAKAN ATURAN BERLALULINTAS
Operasi Zebra Digelar Hingga Malam Hari
Rabu, 16 November 2016 | 15:47:06 WIB | Dibaca: 1308 Kali




Kapolres Tanjabbar Mengecek Kesiapan Kendaraan Operasi Zebra yang Akan Digelar dalam Waktu Dekat.(Herjulian/IT)


KUALATUNGKAL - Kamis (16/11) pagi sekitar pukul 09.00 Wib Kapolres  Tanjab Barat AKBP Agus Sumartono S Ik SH MH memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra  tahun 2016. Apel bersama ini digelar di lapangan Mapolres Tanjab Barat.

Tidak hanya dari personil Kepolisian Resot Tanjab Barat saja yang hadir, personil BPBK, Sat Pol PP, Dishub dan Dinkes Tanjab Barat, serta dari unsur TNI AD dari Kodim 0419 Tanjung Jabung turut terlibat pada apel bersama tersebut.

Menurut Kapolres, Operasi Zebra ini dilakukan secara serentak mulai tanggal 16 hingga 29 November 2016. Dalam melaksanakan gelar operasi ini, pihaknya menurunkan 40 personil yang juga dibantu dari masing-masing Polsek.

"Titik operasi kita adalah daerah-daerah yang kita anggap rawan terjadinya pelanggaran lalu lintas, rambu-rambu lalu lintas, aturan dan tidak memiliki kelengkapan saat berkendara, serta yang ugal-ugalan. Termasuk daerah yang menjadi langganan para pengendara yang sering melanggar lalulintas," bebernya.

Untuk dalam kota, lanjut Kapolres, akan diutamakan di jalur dua yakni kawasan KTL, Simpang Polwan, tempat keramaian seperti dekat gedung runtuh dan tempat lainnya. Operasi Xebra ini digelar hingga malam hari.

Saat disinggung soal target, dirinya mengungkapkan pihaknya akan melakukan semaksimal mungkin. Diharapkan masyarakat ini bisa sadar dan taat dengan aturan berlalulintas.

"Kita mulai dari internal, kita juga harus disiplin dan kita harapkan masyarakat juga harus demikian," sambungnya.

Namun dirinya juga berpesan di jajarannya untuk bersikap tegas namun tetap humanis. Lantaran ini juga melibatkan instansi yang lain, seperti TNI, Kesehatan, Pol PP dan Dishub.

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, operasi ini tidak hanya digelar di dalam Kota Tungkal saja, namun akan digelar juga untuk di wilayah lainnya seperti Kecamatan Tebing Tinggi dan Merlung.

"Ini akan kita rencanakan juga dan kita juga akan mengatur waktu yang tepat. Rencananya akan kita gelar di titik yang padat dan persimpangan. Jika nantinya terbukti melanggar maka akan langsung kita tilang di tempat. Hanya saja nanti mereka tidak bayar di situ, melainkan nanti akan bayar di Bank," pungkasnya.(*/Herjulian)

Editor : Andri Damanik

 





Berikan Komentar via Facebook :