Tenaga Kontrak PLN Rayon Kualatungkal Dikeroyok Warga saat Menagih Tunggakan Listrik
Sabtu, 02 Juli 2016 | 21:07:42 WIB | Dibaca: 8684 Kali




Bukti Surat Tanda Penerimaan Laporan Jasrizal (35) ke Mapolres Tanjabbar terkait Pengeroyokan Warga Atas Dirinya di Pelabuhan Dagang, Kecamatan Tungkal Ulu.(IT)



TUNGKAL ULU – Pekerja kontrak PLN yang bertugas menagih tunggakan listrik di Pelabuhan Dagang, Kecamatan Tungkal dikeroyok warga, Rabu (29/6) lalu. Korban yang diketahui bernama Jasrizal (35) mengalami luka memar di wajah dan keseleo di tangan.

Atas kejadian itu, Jasrizal melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Tanjabbar pada Rabu malam (29/6) sekira pukul 23.00.

Pihak Polres mengeluarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) dengan nomor: STPL/B1-101/Vi/2016/RES TJB BRT/SPKT.

Keterangan yang diperoleh, awalnya Jasrizal ditugaskan untuk menagih tunggakan listrik dari pelanggan yang macet pembayaran listrik selama 9 bulan. Entah kenapa, pelanggan yang didatangi korban tak terima. Jasrizal akhirnya diserang oleh pelanggan tersebut dan dibantu tetangga lainnya.

Kepala PLN Rayon Kualatungkal M Arham Ginting, membenarkan kejadian itu. Kata Arham, karyawannya sudah melaporkan kejadian ini ke pihak yang berwajib.

“Saya dapat laporan bahwa tenaga outsourcing PLN dikeroyok warga di Pelabuhan Dagang. Yang bersangkutan sudah melapor ke Polres,” kata Arham.

Mengenai proses hukum dari pengeroyokan tersebut, Arham menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib.

Uniknya lagi, informasi yang diperoleh infotanjab.com di lapangan, pelaku pengeroyokan malah melapor balik Jasrizal ke Polsek Tungkal Ulu, lantaran ada cedera di bagian tangannya. (*)

Editor : Andri Damanik





Berikan Komentar via Facebook :