Ada 20 Luka Tusukan di Tubuh Honor TU SMPN 4 Ini
Kamis, 29 September 2016 | 19:07:58 WIB | Dibaca: 22965 Kali




Honor TU SMPN 4 Betara yang Tewas Bersimbah Darah saat Dibawa ke RSD KH Daud Arif, Kamis Siang. (Herjulian/IT)



KUALATUNGKAL – Eka Satmika (31) ditemukan warga dalam keadaan tak bernyawa dan bersimbah darah di jalan lintas Serdang – Sungai Dualap, persisnya di RT 9 Dusun Sungai Haji, Sungai Terap, Kecamatan Betara.

Informasi yang dihimpun infotanjab.com, diduga kuat perempuan kelahiran 20 November 1985 meninggal akibat terkena benda tajam. Ditemukan sekitar 20 tusukan yang tersebar pada sekujur tubuhnya.

Berdasarkan keterangan warga, saat kejadian, terlihat jarak korban tergeletak dengan kendaraannya hanya 20 meter.

Honor Tata Usaha di SMPN 4 Betara ini ditemukan dengan kostum batik, yang diketahui baru saja pulang dari tempatnya bekerja.

Sumber infotanjab.com yang enggan disebutkan namanya, sempat melihat korban adu mulut dengan seorang pria.

Dugaan pembunuhan ini juga diperkuat dengan hasil visum dari pihak Rumah Sakit Daerah Daud Arif Kualatungkal.

Berdasarkan keterangan Petugas UGD RSD KH Daud Arif, dr Erma Yanti, menyebutkan, ditemukan sejumlah luka di sekujur tubuh korban akibat benda tajam, yang menyebabkan korban meninggal dunia.

"Hampir sekitar dua puluhan luka tusuk akibat benda tajam. Baik di bagian bahu, mata dan badan korban. Bahkan kedalaman lukanya rata-rata sama semua," singkatnya.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Tanjab Barat, AKP Gokma Huliate Sitompul, enggan untuk berkomentar lebih jauh dan menunggu pihak keluarga korban.

Sementara itu Drs Hartono Sekretaris PGRI Tanjab Barat secara pribadi maupun organisasi dan kedinasan mengaku turut berduka cita yang sedalam-dalamnya.

"Sepenuhnya kita serahkan saja ke pihak yang berwajib untuk mengusutnya secara tuntas. Kita juga berharap pihak berwajib bisa menemukan pelakunya dalam waktu dekat dan memprosesnya sesuai dengan undang-undang dan hukum yang berlaku," singkat pria yang juga menjabat Sekretaris Dinas Pendidikan Tanjab Barat.(*)

Penulis : Herjulian

Editor  : Andri Damanik





Berikan Komentar via Facebook :