Syekh Ali Jaber : Paham Radikalisme Memecah Persatuan Umat Islam
Jumat, 06 Oktober 2017 | 11:03:13 WIB | Dibaca: 662 Kali




Syekh Ali Jaber Memberikan Tausiah pada Tabligh Akbar di Masjid Al Falah Jambi, Kamis (5/10).(IT)



JAMBI – Tabligh Akbar yang digelar di Masjid Agung Al Falah Jambi (Masjid Seribu Tiang) berlangsung sukses, Kamis (5/10). Tabligh akbar ini merupakan rangkaian kegiatan Himpunan Mahasiswa Islam Jambi (HMI) bekerja sama dengan Jajaran Polri di Provinsi Jambi.

Begitu antusiasnya, tabligh akbar yang diisi langsung oleh Syaikh Ali Jaber ini dihadiri 2.000 umat Muslim se – Kota Jambi.

Salah satu poin terpenting dalam tabligh akbar ini adalah menolak paham radikalisme dan ISIS yang akan merusak nilai-nilai kebangsaan dan kerukunan umat beragama di NKRI.

Disamping mendengarkan ceramah dari Juri Hafidz Cilik, panitia pelaksana Tabligh Akbar melakukan penggalangan dana bantuan solidaritas kepada warga muslim Rohingya.

Syekh Ali Jaber dalam ceramahnya, menghimbau kepada seluruh umat muslim khususnya yang berada di Kota Jambi agar selalu menjaga keutuhan Islam serta membantu sesama umat muslim serta menjauhi ajaran-ajaran sesat yang mengarah kepada paham radikal yang dapat memecah persatuan umat Islam.

Syekh Ali Jaber juga menyampaikan, kaum Rohingya saat ini sedang dalam kondisi yang memprihatinkan akibat tekanan - tekanan politik yang dilakukan oleh Pemerintah Myanmar.

“Oleh karena itu kita sebagai sesama saudara Muslim marilah kita bersama-sama memberikan doa untuk keselamatan kaum Rohingnya tersebut agar mereka diberi kekuatan, kesabaran oleh Allah SWT dalam menghadapi cobaan tersebut,” ujar Syekh Ali Jaber .

Ditambahkan Imam Besar bernama panjang Syekh Ali Saleh Muhammad Ali Jaber ini, Islam merupakan agama yang damai dan indah. Tentunya, sebagai Hamba Allah, mempunyai kepedulian sesama umat manusia baik itu umat muslim maupun umat non muslim.

Turut hadir dalam acara ini, sejumlah tokoh agama, Waka Polresta Jambi AKBP Sri Winugroho S Ik dan sejumlah pejabat penting di Provinsi Jambi.(*/Cr-02)

Editor : Andri Damanik





Berikan Komentar via Facebook :