Pesan Bupati, Petik Hikmah dari Perayaan Maulid Nabi Ini
Kamis, 30 November 2017 | 23:48:18 WIB | Dibaca: 420 Kali




Bupati Tanjabbar Dr Ir H Safrial MS saat Menghadiri Maulid Nabi di Masjid Agung Al Istiqomah, Kamis malam (komdok/IT)



KUALATUNGKAL- Memetik hikmah dari Perayaan Maulid Nabi, dengan menumbuhkembangkan semangat uswatun hasanah yang ada pada diri Nabi Muhammad Saw dalam kehidupan sehari-hari. Demikian sambutan Bupati Tanjabbar Dr Ir H Safrial pada Acara Maulid Nabi di Masjid Agung Al Istiqomah, Kamis malam.

Bupati Safrial mengajak seluruh masyarakat bumi serengkuh dayung serentak ke tujuan untuk menerapkan pola hidup rukun dan damai serta saling menghargai perbedaan.

Tabligh Akbar dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad SAW ini menghadirkan penceramah kondang Al Ustadz KH Anwar Sanusi, Pendiri Pondok Pesantren Lembah Arafah Bogor.

Turut hadir pada tabligh akbar Ketua MUI Tanjab Barat KH Abdul Halim Kasim, Waket MUI Drs H Mahyuddin Arif, Wakapolres Tanjabbar Kompol Hendri Agus Batubara, Sekretaris Daerah Drs H Ambok Tuo MM, Staf Ahli Drs H Mhd Arif, MM, Asisten II Setda, Ir Amdani, Asisten III Setda, Jeter Simamora, SIP, Kepala BKPSDM, Drs Encep Zarkasih, Kadis Perkebunan Ir Melam Bangun dan beberapa kepala OPD dan masyarakat.

Lebih lanjut, Safrial berharap agar momentum maulid Nabi ini bisa menjadi sarana bagi masyarakat dan juga pemerintah untuk lebih meningkatkan keteladanan dan keimanan serta untuk lebih istiqomah demi terwujudnya Kabupaten Tanjabbar yang maju, adil, makmur, bermartabat dan berkualitas.

"Salah satu sikap dan teladan yang patut dicontoh pada diri baginda nabi adalah sikap saling menghargai kepada sesama. Saling menghargai perbedaan yang ada terlebih perbedaan aqidah dan keyakinan.0Kalau soal aqidah, itu adalah mutlak. Lakum diinukum waliyadiin. Namun yang harus kita kedepankan juga adalah bagaimana menjaga hablum minannas. Bagaimana kita bisa menghormati dan menghargai perbedaan. Bagaimana kita bisa hidup rukun dan damai didalam perbedaan dan keberagaman tersebut”, ujarnya.

Menurut Safrial, semangat menerapkan jiwa dan kepribadian yang uswatun hasanah salah satunya peningkatan akhlak dan keimanan. "Rasullullah SAW adalah pribadi yang cerdas dan berilmu pengetahuan serta memiliki akhlak yang mulia. Itu yang mesti kita teladani dari diri baginda nabi. Intelektualitas terus diisi, akhlak juga harus dibenahi," imbuhnya.

Bupati juga mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk mendoakan warga dan masyarakat yang tertimpa musibah kebakaran di Kampung Nelayan. Selain itu juga dirinya sekaligus memohon doa dan dukungan kepada seluruh masyarakat agar program-program pemerintah seperti program air bersih dan program-program prioritas lainnya dapat terlaksana sesuai dengan harapan.(*/komdok)

Editor : Andri Damanik





Berikan Komentar via Facebook :