Hasil Tes Urine 261 Pejabat Sudah Diserahkan, Sekda : Nanti Bupati yang Sampaikan
Jumat, 08 Desember 2017 | 21:00:36 WIB | Dibaca: 719 Kali




Sejumlah Pejabat Mengikuti Tes Urine Beberapa Wakti Lalu. (IT)



KUALATUNGKAL,INFOTANJAB. COM - Hasil tes urine 261 pejabat tinggi pratama yang terdiri dari eselon II, administrator pengawas eselon III, para Camat, Sekretaris Camat, serta pejabat eselon IV UPTD Dikbud, Kelurahan dan Puskesmas telah diserahkan BNN ke Pemkab Tanjabbar.

Hanya saja, belum diketahui secara pasti indikasi pejabat yang terbukti menggunakan narkoba.

"Hasilnya dari test urine itu sudah disampaikan kepada Pemkab dari BNN, dan selanjutnya akan diambil langkah-langkah oleh Bupati," kata Sekda Tanjabbar Ambok Tuo.

Kemudian untuk pejabat yang waktu itu ada yang tidak hadir saat test urine, kata Sekda, akan dijadwalkan ulang test urine ulang.

"Kita sejauh ini belum mengetahui ada tidaknya pejabat yang terindikasi menggunakan narkoba, karena hasilnya langsung disampaikan oleh Bupati. Namun yang pasti ada hasilnya, kita tunggu saja langkah-langkah bupati selanjutnya melalui BKPSDM," kata Sekda.

Sekda menegaskan, jika ada pejabat terbukti menggunakan narkoba, akan diberikan sanksi sesuai dengan PP nomor 53 tahun 2010 tentang Kedisplinan Pegawai Negeri Sipil.

"Setiap pelanggaran sesuai dengan PP nomor 53 pasti diproses untuk diberikan sanksi," tegas Ambok.

Sementara Encep Jarkasih Kepala Badan Kepegawaian dan Peningkatam Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tanjung Jabung Barat membenarkan kalau hasil tes urine sudah keluar. Hanya saja, secara detail Encep tidak mengetahui apakah ada pejabat yang terbukti menggunakan Narkoba.

"Sudah keluar hasilnya dari BNN seminggu yang lalu dan hal ini sudah disampaikan kepada Bupati. Untuk hasilnya itu hanya bapak bupati yang mengetahuinya, saya tidak bisa menyampaikan nya. Karena hasil nya dari BNN itu langsung ke Pemkab," tutur Encep.

Sebelumnya, Demi menciptakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bebas narkoba di Lingkup Pemkab Tanjabbar, Bupati Tanjabbar Safrial MS mendadak melakukan tes urine terhadap jajarannya, Senin pekan lalu.

Tes urine ini digelar Pemkab Tanjabbar bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Wilayah Tanjabbar - Tanjabtim di gedung Balai Pertemuan Kantor Bupati, yang dikemas dalam acara pengendalian dan pembinaan disiplin aparatur sipil negara oleh Badan Kepegawaian dan Peningkatam Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Bupati Safrial mengatakan, bahwa diadakannya tes urine bagi para pejabatnya ini adalah wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjabbar, dalam memerangi dan memberantas peredaran dan penggunaan narkoba di Bumi Serengkuh Dayung Serentak ke Tujuan.

"Test Urine ini sengaja dilakukan secara mendadak karena kita ingin menunjukkan kepada masyarakat. Bahwa para pejabat yang membantu saya dalam bekerja untuk melayani masyarakat, tidak boleh menggunakan dan lebih buruk lagi sebagai pecandu narkoba," ungkap Bupati.

Dijelaskan Safrial, jika hasil tes urine nanti kedapatan pejabat yang positif menggunakan narkoba, maka dirinya bekerjasama dengan BNN Tanjabbar-tanjabtim akan melakukan tindakan tegas sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku.

Kata Bupati, Narkoba termasuk kejahatan luar biasa atau extra ordinary crime. Karena itu, harus ditangani dengan ekstra juga.

" Kami tunjukkan pada masyarakat bahwa pejabat di lingkungan Pemkab Tanjabbar tidak terlibat narkoba,” Katanya.

Menurutnya hal ini perlu dilakukan agar sistem pemerintahan dan pelayanan bagi masyarakat bisa optimal dan tidak dipengaruhi oleh efek dari narkoba tersebut. Karena bahaya narkoba itu sangat merugikan kesehatan dan juga mempengaruhi pola pikir seseorang, sehingga PNS sebagai pengayom masyarakat bisa lebih maksimal dalam melayani masyarakat.

“Ada Undang-Undangna, kemudian dari sisi ASN ada UU dan PP nya,” Tegas Bupati.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) wilayah Tanjab BarTim, Cecep Subaryat mengatakan, bahwa dirinya sangat berterima kasih kepada Pemkab Tanjabbar yang sangat mendukung upaya pencegahan peredaran dan penggunaan narkoba di wilayah kerjanya.

Dengan dipasang dan disebarkannya spanduk, baliho maupun pamplet pernyataan perang terhadap narkoba sampai ke wilayah kecamatan, kelurahan, UPTD pendidikan, puskesmas dan sekolah-sekolah, dirinya berharap peredaran dan penggunaan narkoba dapat di cegah dan diawasi bersama-sama.

“Saya sangat apresiasi sekali atas dukungan dari pak bupati, wakil bupati, pak sekda beserta seluruh jajarannya. Mudahan ini adalah langkah awal bagi kita semua dalam memerangi narkoba di tanjabbar ini, ” ujarnya.(*/Cr-02)

Editor : Andri Damanik

 





Berikan Komentar via Facebook :