Arus Transportasi di Pelabuhan Roro Relatif Stagnan
Jumat, 02 Maret 2018 | 22:16:02 WIB | Dibaca: 276 Kali




Petugas Dishub saat Mendampingi Penumpang dari Kapal Roro yang Mendarat di Pelabuhan Roro, Parit VII, Kualatungkal.(dok/IT)



KUALATUNGKAL – Arus transportasi melewati Pelabuhan Roro, rute Kualatungkal - Dabo - Batam tahun ini ditingkatkan dari dua kali seminggu menjadi tiga kali pemberangkatan setiap minggunya.

Kapasitas kapal yang dioperasionalkan cukup memadai, 500 Gross Ton, mampu mengangkut sekitar 19 truk setiap kali keberangkatan.

Kepala UPTD LASDP Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjabbar Manalu mengatakan, jumlah kendaraan yang berangkat dari Tungkal ke Batam atau sebaliknya, relatif berimbang.

Rata-rata, enam hingga sembilan truk bermuatan hasil pertanian yang diberangkatkan dari Pelabuhan Roro.

“Dari laporan harian, rata-rata enam sampai sembilan truk yang naik roro. Penumpangnya sekitar belasan orang. Ada juga mobil pribadi,” kata Manalu kepada infotanjab.com, Jumat malam.

Pemberangkatan dijadwalkan setiap hari Senin, Kamis dan Minggu, pukul 10.00. Untuk rute Tungkal – Batam, ditetapkan pada hari Senin dan Kamis. Sedangkan tujuan Tungkal – Dabo, ditetapkan setiap Minggu.

“Walaupun tujuan Batam, kapal roro tetap menempuh jalur Dabo. Hanya transit dua jam terus berangkat lagi ke Batam,” jelas Manalu.

Muatan truk yang menggunakan jasa Roro kebanyakan asal Kota Jambi, Kabupaten Merangin, dan Bengkulu. Rata-rata, truk yang naik ke roro bermuatan sayuran tujuan Dabo dan Batam.(*)

Editor : Andri Damanik

Baca Juga :Pelabuhan Roro masih Butuh Penambahan Fasilitas





Berikan Komentar via Facebook :