Begini Kata Syafrun Soal Mega Proyek Air Bersih
Rabu, 06 Juni 2018 | 00:24:30 WIB | Dibaca: 568 Kali




Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Tanjabbar, Syafrun.(dok/IT)



KUALATUNGKAL – Ternyata, untuk mengalirkan air bersih dari sumber air baku Teluk Pengkah hingga ke reservoir yang berada di Bram Itam, membutuhkan daya yang besar. Dari hasil kajian Dinas PUPR, paling tidak dibutuhkan daya setengah Megawatt.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tanjabbar melalui Kabid Cipta Karya Syafrun kepada infotanjab.com, ditemui di ruang kerjanya, Selasa siang.

Menurutnya, instalasi listrik telah dibangun dengan anggaran tersendiri, dilengkapi dengan trafo berkekuatan besar.

“Karena trafonya perlu tenaga besar, kita bangun sendiri, bukan dari PLN,” kata Syafrun.

Pihaknya optimis, dengan anggaran lanjutan hampir seratus miliar pada tahun ini, air bisa mengalir ke Kualatungkal.

Program air bersih, kata dia, merupakan visi misi yang harus dituntaskan. Bahkan program ini secara meraton telah dimulai satu dasawarsa ini.

Soal pemenggalan air bersih, secara teknis merupakan kebijakan dari Dinas PUPR, dan sebaiknya tidak ada intervensi terlalu jauh dari pihak lain.

“Kalau memang ada masalah, pasti ada temuan dari anggaran sebelumnya,” tutur pria berkacamata ini.

Pihaknya optimis, bahwa proyek lanjutan ini akan tuntas hingga akhir masa jabatan Bupati Safrial.

Sebelumnya sempat diberitakan, ada sikap protes dari sejumlah anggota dewan lantaran ada pemenggalan anggaran air bersih pada tahun ini. Dewan mengakui, awalnya program air bersih lanjutan dianggarkan dalam satu mata anggaran.(*)

Editor : Andri Damanik

 

Baca Juga : Komisi III Akan Hearing dengan Dinas PU, Bahas Air Bersih??





Berikan Komentar via Facebook :