Ternyata Ini yang Disampaikan Safrial saat Ketemu Presiden Jokowi
Kamis, 02 Agustus 2018 | 02:41:55 WIB | Dibaca: 313 Kali




Bupati Tanjabbar Dr Ir Safrial MS saat Menghadiri Rapat bersama Presiden RI Jokowi di Istana Bogor, Selasa (31/7).(IT)



JAKARTA - Sejumlah kepala daerah diundang Presiden RI Jokowi di Ruangan Garuda, Istana Presiden, Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/7). Bupati Tanjabbar Dr Ir H Safrial MS turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Presiden Jokowi mengatakan, pertemuan dengan para Bupati bertujuan mendorong sinergisitas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

"Agar Bapak-Ibu Bupati mengetahui langkah-langkah yang dilakukan pemerintah pusat, mulai dari kabupaten, kota dan provinsi dan permasalahan bisa kita selesaikan bersama-sama," ujar Jokowi.

Jokowi berpesan agar para bupati mengelola perekonomian di daerahnya dengan cermat dan hati-hati. Sebab, penurunan pertumbuhan ekonomi di kabupaten secara tidak langsung juga akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam pertemuan itu, Bupati Tanjabbar Safrial menyampaikan beberapa program yang memerlukan bantuan pemerintah pusat, terutama dalam peningkatan ekonomi di daerah.

"Ada beberapa hal yang kita sampaikan kepada Pak Presiden, yang pertama kita minta percepatan pembuatan Pangkalan TNI AL (Lanal), kemudian untuk pelabuhan Roro kita minta rute Tungkal langsung ke Batam dan pembangunan jalan rigit beton ke Roro, terakhir percepatan pembuatan Pelabuhan Ekspor Impor," ujar Safrial setelah acara. 

Seperti yang sering disampaikan Bupati Safrial di pelbagai kesempatan, dirinya memiliki visi jauh ke depan untuk kemajuan Tanjab Barat, dengan adanya Lanal akan menjadi terobosan baru mengingat kawasan laut Tanjab Barat sangat strategis dan memiliki banyak potensi. 

Demikian juga untuk pelabuhan Roro dan Pelabuhan Ekspor Impor. Dikatakan Bupati dibukanya rute Tungkal-Batam langsung akan berdampak positif bagi perekonomian Tanjab Barat. Angkutan barang dan orang akan melewati Kualatungkal.

Sementara adanya pelabuhan ekspor impor akan menarik semua potensi ekonomi di Provinsi Jambi dan provinsi tetangga. Hal ini justru mendukung program Presiden Jokowi untuk meningkatkan ekspor Indonesia.(*/HMS)

Editor : Andri Damanik

 





Berikan Komentar via Facebook :