Nelayan Diminta Waspada, Gelombang Laut Bisa Dua Meter Lebih
Selasa, 09 Oktober 2018 | 14:41:21 WIB | Dibaca: 274 Kali




ilustrasi/net



KUALATUNGKAL – Ombak di laut diperkirakan mencapai dua meter. Kondisi ini cukup membahayakan nelayan untuk mencari ikan dan udang di lepas pantai. 

Hanya saja, tingginya ombak tak menciutkan nyali nelayan. Ratusan Nelayan di Tanjab Barat, tetap nekat mengais rezeki dari tangkapan ikan di laut lepas.

"Ombak sampai dua meter sekarang. Tapi mau bagaimana lagi namanya juga cari nafkah buat keluarga," ungkap Fahmi, Warga Kampung Nelayan, Tungkal Ilir, Tanjab Barat, Senin (8/10).

Dinas Kelautan dan Perikanan, Tanjab Barat, menghimbau kepada Nelayan di Tanjab Barat untuk lebih mewaspadai ombak tinggi, terutama jika mulai memasuki bulan November.

Diprediksi, ketinggian gelombang di perairan timur Jambi bisa memuncak dari sebelumnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Tanjab Barat, H Zabur Rustam mengatakan, jika sudah masuk November maka ketinggian gelombang perairan Timur Jambi lebih tinggi dari biasanya. Bahkan bisa mencapai tiga hingga empat meter.

"Kalau tinggi ombak dua meter itu masih wajar dan normal. Tapi jika sudah masuk bulan november nanti bisa di atas itu tinggi ombak. Bisa tiga sampai empat meter tinggi ombak, bahkan lebih," kata Zabur.

Jika ketinggian ombak sampai empat meter, kerawanan perahu nelayan karam jadi lebih tinggi. “Karena itu nelayan kita himbau waspada berhati-hati," ujarnya.

Potensi gelombang tinggi lebih banyak terjadi pada siang hingga malam hari. Ketika terjadi panas terik dan pembentukan awan konvektif cumulonimbus, maka ancaman gelombang tinggi berlangsung pada sore hingga malam hari.

Terpisah Kapolres Tanjab Barat, AKBP Alfonso Doly Gilbert Sinaga Sik, melalui Kapolsek KP3 Iptu Sisca W Sik juga menghimbau kepada Nelayan yang berada di bantaran Sungai Pengabuan agar berhati-hati dalam mencari ikan mau pun yang berlayar.

"Saat ini ombak laut tinggi, takutnya memakan jiwa, oleh karna itu lebih baik dengan cuaca yang tidak bagus ini, nelayan jangan berlayar dulu," kata Sisca.(*/ky/win)

Editor : Andri Damanik





Berikan Komentar via Facebook :