Tukang Bangunan yang Bersertifikasi Berpeluang Besar Bekerja di Perusahaan
Kamis, 11 Oktober 2018 | 23:22:16 WIB | Dibaca: 189 Kali




Uji Kompetensi Tenaga Terampil Jasa Kontruksi di Kantor PUPR Tanjabbar, Kamis (11/10).(IT)



KUALATUNGKAL – Dua tahun belakangan, tukang bangunanpun dituntut untuk meningkatkan kemampuannya. Diantaranya dengan mengikuti pelatihan peningkatan tenaga terampil jasa kontruksi, sebagaimana tercantum dalam UU Nomor 2 tahun 2017, tentang Jasa Kontruksi.

Pemerintah Kabupaten Tanjabbar, dalam hal ini Dinas PUPR, melalui Bidang Penataan Ruang dan Jasa Kontruksi, secara bertahap mulai mengajak tukang yang ada di Tanjabbar agar mengikuti pelatihan dan uji kompetensi tenaga terampil. Dalam dua tahun terakhir, tercatat 135 tukang asli Tanjabbar ikut pelatihan dan uji kompetensi jasa kontruksi di Dinas PUPR, difasilitasi Balai Jasa Kontruksi Wilayah Jambi dan Palembang.

“Dengan demikian, nantinya tukang yang ikut uji kompetensi tenaga terampil, bisa meningkatkan kualitas, dan penghasilan yang didapat tentu mengikuti standarnya. Ini sangat penting kedepan, para rekanan wajib memberdayakan tenaga terampil yang bersertifikasi,” kata Kabid Penataan Ruang dan Jasa Kontruksi Dinas PUPR Tanjabbar, Gusmardi ST.

Tak hanya di lingkup proyek pemerintah daerah, para tenaga terampil ini berpeluang diberdayakan di perusahaan yang ada di Tanjabbar.

“Kita sudah koordinasi dengan perusahaan, seperti PetroChina. Nantinya bisa saja tukang kita yang bersertifikasi dapat bekerja di perusahaan,” kata Gusmardi.

Gusmardi menambahkan, disamping bekoordinasi dengan perusahaan, pihaknya juga akan bekerja sama dengan Dinsosnakertrans, guna menempatkan tenaga terampil jasa kontruksi dalam bursa kerja di Tanjabbar.

“Para tenaga terampil kita yang bersertifikasi bisa di lihat di data base kita, dan kedepannya berpeluang diberdayakan baik pihak rekanan lokal maupun perusahaan. Harapan kita seperti itu, tentunya penghasilan yang diterima akan memenuhi standar, karena mereka sudah lulus uji kompetensi dari LPJK,” kata Gusmardi.

Sebagaimana diberitakan, data dari Badan Statistik Provinsi Jambi, tercatat 4.349 tukang di Kabupaten Tanjabbar. Sementara yang baru bersertifikasi dan lulus uji kompetensi tenaga terampil jasa kontruksi sebanyak 60 orang di tahun 2017. Tahun 2018, masih dalam tahap pelatihan uji kompetensi sebanyak 75 orang, terdiri dari 67 tukang dan 8 orang dari asosiasi kontraktor.(*)

Editor : Andri Damanik





Berikan Komentar via Facebook :