Ferdy Sipenjual Keletek Keliling ini Tak Seindah Nasib Anak Seusianya
Senin, 28 Januari 2019 | 12:51:28 WIB | Dibaca: 488 Kali




Ferdy, Bocah Penjual keletek tengah Duduk di Lorong Masuk ke Kantor Bupati.(IT)



Baju lusuh, menenteng keranjang putih, tangan kirinya membawa kotak kardus, isinya bungkusan keletek (bahan udang dan tepung). Dia keliling ruangan menawarkan cemilan kepada para pegawai di Kantor Bupati.

Ditulis: Andri Damanik - infotanjab.com

Itulah keseharian Ferdy (7), usai pulang sekolah dia membantu ibunya menjualkan kletek, keliling kantor.

Anak pertama dari empat bersaudara ini tak sungkan menjajahkan jajanan itu. Dalam sehari, bisa dia jual 15 bungkus keletek.

Siang ini, ditemui infotanjab.com, Ferdy baru menjual satu bungkus keletek seharga Rp 10 ribu.

"Ini punya mamak, aku disuruh jual," kata bocah yang duduk di kelas 1 SDN 17 Kualatungkal ini.

Ferdy mengakui, jika dia berjualan selepas pulang dari sekolah. "Sudah pulang sekolah baru jualan," katanya sambil menutup wajahnya.

Diusia semungil dia, Ferdy sudah berjuang membantu keluarga. Diapun tak berharap banyak dari hasil jualannya.

Jika laku semua, Ferdy kadang menerima jajan dari Ibunya sebesar Rp 3.000. Kadangpun dia tak menerima apa-apa.

"Kasih mamak semua kadang-kadang," ucapnya.

Ferdy tak merasa malu dengan anak lainnya, terutama teman sekolahnya. Seperti biasanya, selain jualan di kantor Bupati, dia juga masuk ke kantor-kantor lain.

Ada yang merasa iba dengannya, adapula yang terkesan cuek dengan bocah ini.

Ferdy menyebut, setiap hari hasil penjualannya tak menentu. Bisa habis semua, kadang-kadang hanya laku dua bungkus.

Meski demikian, Ferdy tak bosan dengan usahanya menjual keletek keliling kantor. Bahkan dia sudah melakoni usaha ini selama setahun.

Ferdy mengaku, ayahnya hanyalah seorang nelayan, sementara ibunya mengurus adiknya sambil membuat keletek.

Ferdy adalah satu dari sekian banyaj anak yang hidup dibawah garis kemiskinan, tak merasakan dunia bermain seperti anak yang serba kecukupan dengan berbagai permainan. Semoga Ferdy bisa menamatkan bangku sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi.(***)

 

 

 





Berikan Komentar via Facebook :