PROGRAM PINTAR TANOTO FOUNDATION
Budaya Baca mulai Diterapkan di SDN 005/Kualatungkal, Pemkab Berikan Apresiasi
Rabu, 13 Februari 2019 | 12:05:38 WIB | Dibaca: 473 Kali




Budaya Baca mulai Diterapkan di SDN 005/Kualatungkal, Pemkab Berikan Apresiasi. Program Ini Dicetus Tanoto Foundation dan Pemkab Tanjabbar. (hms/IT)



KUALATUNGKAL – Program Pintar Tanoto Foundation mulai diterapkan di sekolah-sekolah. Sepertihalnya di SDN 005/V Kualatungkal,  keberadaan pojok baca memberikan efek positif bagi muridnya.

Atas penerapan program literasi ini, Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat memberikan apresiasi yang besar. Bupati Tanjabbar Dr Ir H Safrial MS melalui Kabag Humas Firdaus SE mengatakan kerjasama yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan Pihak Tanoto Foundation terutama di bidang pendidikan nampaknya sudah mulai menuai hasil.

Firdaus mengatakan, pelatihan tentang geliat literasi dan budaya baca yang digelar sudah mulai diimplementasikan di beberapa sekolah, beberapa kemajuan kini mulai muncul di tingkat sekolah.

"Kita apresiasi sekali dengan program yang membangun, kedepan kita harap semua pihak dapat terlibat dalam mencerdaskan generasi muda di Tanjab Barat," kata Bupati yang disampaikan Kabag Humas.

Terpisah, Syahril, Wali Kelas IV SDN 005/V Kualatungkal mengatakan, program literasi tersebut telah diterapkan bagi anak-anak muridnya. Salah satu jebolan pelatihan geliat literasi Tanoto Foundation ini tak kuasa  mengungkapkan kebahagiaannya ketika usulan program pojok literasinya disambut positif oleh paguyuban wali murid kelas IV.

”Alhamdulillah, para orang tua wali murid kelas IV mendukung penuh program pojok literasi ini,” tukas syahril yang juga ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) Kuala Tungkal ini, Selasa, (12/2).

Syahril mengaku awalnya agak ragu untuk menyampaikan usulan pojok literasi ini kepada orang tua siswa lantaran takut usulannya tidak diterima. Namun setelah menyampaikan melalui musyawarah paguyuban orang tua siswa kelas IV, akhirnya mereka menyetujui usulan Syahril.

“Lega rasanya program baik ini bisa diterima” ungkap Syahril penuh syukur.

Kini setelah pojok literasinya sudah ada, para siswanya sudah bisa memanfaatkan untuk membaca buku baik pada waktu kegiatan membaca 15 menit di awal belajar dan bahkan di saat jam istirahat, anak-anak masih menunjukkan semangat yang tinggi untuk membaca.

Syahril mengaku terinspirasi membuat pojok literasi ini setelah mendapatkan pelatihan program PINTAR dari pihak Tanoto Foundation.

“Hal yang paling berkesan bagi saya adalah ketika materi unit budaya baca, itu sangat menginspirasi sekali,” ujarnya.

Kedepan syahril akan mengajak wali kelas lainnya untuk melakukan hal yang sama yaitu mengadakan pojok literasi. Bahkan pihaknya ingin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Tanjab Barat juga mendiseminasikan program PINTAR yang salah satunya adalah budaya baca ini ke seluruh sekolah yang ada.

Training Specialist Tanoto Foundation Provinsi Jambi, Fitria Hima Mahligai mengaku keberadaan pojok baca di kelas ini bisa menjadi solusi alternatif dalam menjalankan program literasi.

“Praktik baik ini bermula dari hal kecil bisa menjadi besar, praktik baik berupa pojok baca di SDN 005/V Kuala Tungkal ini bisa membawa dampak positif bagi perkembangan literasi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Pemkab bisa mencontoh keberadaan pojok baca ini agar disebarluaskan ke sekolah lainnya,” tegasnya.(*/hms)

Editor: It Redaksi





Berikan Komentar via Facebook :