12 Hektare Lahan dan Hutan Terbakar di Tanjabbar
Kamis, 08 Agustus 2019 | 11:37:06 WIB | Dibaca: 197 Kali




Kebakaran Lahan di Kecamatan Betara Beberapa Waktu Lalu.(dok/IT)



KUALATUNGKAL -  Delapan bulan terakhir, tercatat 12 hektare lahan dan hutan yang terbakar. Data ini diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjab Barat.

"Angka itu belum ditambah dengan kejadian di Pengabuan dan kejadian barusan Senin kemarin sore di Desa Lumahan," terang Kalaksa BPBD Tanjab Barat, H Kosasih melalui Sekretaris BPBD, Suprapto, Selasa (6/7/2019).

Kendati mengaku mengalami kesulitan masuk ke lokasi Karhutla dan kesulitan komunikasi, karena lemahnya sinyal perangkat komunikasi Suprapto mengatakan pihaknya tetap menerjunkan tim reaksi cepat (TRC), dibantu tim BPBD Provinsi Jambi dan tim reaksi cepat dari perusahaan.

"Karena yang punya peralatan lengkap itu tim BPBD Provinsi dan Water Boom dari PT WKS," kata Suprapto.

Dikatakan Suprapto, di Tanjab Barat terdapat 5 Kecamatan Rawan Karhutla, dan sering terjadi Karhutla.

"Selama ini 90 persen penyebab Karhutla berasal dari kelalaian (human error) sementara 10 persen lagi disebabkan faktor alam, penyebabnya ranting bergesekan dengan ranting ditiup angin hingga timbul panas api," tandas Suprapto. ‎

Berikut ini lokasi rawan kebakaran lahan dan hutan,

Betara

  1. Desa Muntialo
  2. Desa Serdang Jaya
  3. Desa Mandala Jaya
  4. Desa Lubuk Terentang
  5. Desa Pematang Lumut

Bram hitam

  1. Desa Bram Hitam Raya
  2. Desa Bram Hitam Kanan
  3. Desa Jati mas

Pengabuan

  1. Kelurahan Pengabuan
  2. Desa Sungai Baung
  3. Desa Suak Samin

Senyerang

  1. Desa Margo Rukun
  2. Desa Kayu Aro

Batang Asam

  1. Desa Suban
  2. Desa Panoban
  3. Desa Lubuk Bernai
  4. Desa Lubuk Lawas
  5. Desa Sirih Sirih

(*/eds/nik)

Editor: It Redaksi

 





Berikan Komentar via Facebook :