Curi Senpi Kanit Reskrim Polsek Pauh, Pria Asal Tapsel Ini Tewas setelah Baku Tembak dengan Polisi
Sabtu, 24 Agustus 2019 | 15:25:54 WIB | Dibaca: 184 Kali




Pencurian Senpi di Mapolsek Pauh Sarolangun. Pelaku Sempat Baku Tembak dengan Petugas Gabungan hingga Akhirnya Tewas.(hendri/IT)



SAROLANGUN - Tim gabungan Polres Sarolangun, Polres Muaro Jambi, dan Polda Jambi Sabtu (24/8/2019) pagi berhasil menangkap pelaku pencurian senjata api (senpi) milik Kanit Reskrim Polsek Pauh Sarolangun.

Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana saat dihubungi melalui telepon seluler membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan pelaku tewas dalam peristiwa baku tembak dengan petugas kepolisian.

" Iya benar, kita bekerjasama dengan Polda Jambi dan Polres Muaro Jambi berhasil menangkap pelaku pencuri senjata api di Polsek Pauh, pelaku sendiri tewas usai baku tembak dengan petugas dengan luka di bagian dada," kata Dadan.

Lanjut Kapolres,  pelaku diketahui  bernama Madan Saifudin Harahap (24) warga Kecamatan Padang Sidempuan, Sumatra Utara (Sumut). Tesangka juga merupakan narapidana bebas bersyarat, dari Lapas Muara Sabak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) yang dipindahkan ke Palembang karena sering berulah.

"Dia mendapatkan pembebasan bersyarat di Palembang," Katanya.

Dirinya juga menceritakan kronologis bermuala saat pelaku mencuri senpi milik Kanit Reskrim Polsek Pauh, pada Jumat (23/8/2019) sekira pukul 08.00 WIB lalu. Pelaku sengaja datang ke Polsek Pauh dengan alasan ingin membuat laporan.

Saat membuat laporan, pelaku berpura-pura mau ke toilet. Namun ternyata pelaku masuk ke ruangan Kanit Reskrim Polsek Pauh, yang saat itu sedang mandi.

Melihat ruangan kosong dan tanpa pikir panjang pelaku langsung kemudian mengambil senjata milik Kanit Reskrim di dalam laci meja. Selain itu, pelaku juga mengambil handphone dan uang. Kemudian melarikan diri ke Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi dengan menumpang angkutan batubara.

Setelah diketahui keberadaan pelaku, tim langsung bergerak namun pada saat dilakukan penangkapan, pelaku melawan dengan melepaskan tembakan ke arah petugas.

" Keberadaan pelaku diketahui melalui Hp curian yang dibawanya bahwa posisi pelaku di kumpeh, saat akan ditangkap pelaku sempat melepaskan enam kali tembakan namun petugas lebih jeli dan berhasil melumpuhkan pelaku," pungkas Dadan.(*/Hendri)

Editor: It Redaksi





Berikan Komentar via Facebook :