Tiga Figur Ini Bakal Bertarung di Bursa Pilkada Tanjabbar
Rabu, 28 Agustus 2019 | 12:56:54 WIB | Dibaca: 724 Kali




Figur Bakal Calon Bupati Tanjabbar Periode 2020-2024.(*/It)



KUALATUNGKAL - Tahapan Pilkada Tanjabbar tinggal beberapa bulan lagi. Beberapa bakal calon yang menyatakan siap maju mulai eksis di jejaring sosial.

Beberapa bakal calon Bupati Tanjabbar 2020-2024 yang mulai muncul diantaranya mantan Sekda Tanjabbar Drs H Mukhlis M Si. Dari kalangan ulama, muncul nama Ustad Anwar Sadat. Selain dua nama ini, Mulyani Siregar yang juga adik kandung Bupati Safrial dikabarkan akan maju pada pertarungan pilkada mendatang.

Drs H Mukhlis MSI, salah satu bakal calon Bupati Tanjabbar, kepada infotanjab.com mengaku siap untuk maju pada bursa pilkada mendatang. Bahkan dia siap mundur dari status ASN yang saat ini menjabat jabatan teras di Kemendes RI.

"Insya Allah maju. Untuk parpol, sudah ada komunikasi dengan beberapa parpol," kata H Mukhlis.

Mengenai pasangan, Mukhlis juga mengakui sudah memilih tokoh sebagai pendampingnya. Supardi SH, merupakan calon pendampingnya.

"Insya Allah," ujar Mukhlis menimpali saat disinggung soal pendampingnya tersebut.

Sementara balon bupati lainnya, Drs.H.Anwar Sadat MAG juga sudah menyatakan kesiapannya untuk maju. Dua hari lalu, Senin (26/8), Anwar Sadat dengan sejumlah tokoh PAN Tanjabbar mendeklarasikan dirinya untuk maju.

Bahkan, di jejaring sosial, Nama Roditanto SH menjadi pendampingnya, untuk maju menuju BH 1 EZ.

Mulyani Siregar yang saat ini menjadi figur dari PDIP, juga dikabarkan maju. Belum lama ini ditemui infotanjab.com, Mulyani menyatakan rencananya untuk mencalon sebagai Cabub Tanjabbar.

"Insya Allah, maju," ujar Mulyani. Namun Mulyani belum menyebut secara gamblang siapa figur pendampingnya.

Faisal Riza, Ketua DPC Gerindra Tanjabbar yang juga mantan Ketua DPRD Tanjabbar mengatakan, ada beberapa tokoh yang sudah berkomunikasi dengan DPC Gerindra Tanjabbar.

Dikatakan Faisal Riza, beberapa nama tersebut adalah Mulyani Siregar, Ustad Anwar Sadat, Amir Sakib. "Kalau Pak Mukhlis katanya mau komunikasi, tapi belum ada pertemuan," kata Icol sapaan akrabnya.

Dalam Pilkada Tanjabbar, kata Icol, perlu disatukan pandangan untuk Tanjabbar kedepan. Meski sejauh ini Gerindra masih belum menetapkan pilihan dan masih berkomunikasi dengan calon dan partai lain.

"Gerindra ada mekanisme sendiri dalam penetapan calon. Salah satu tentu survei internal, sama seperti partai lain kami mengutamakan kader sendiri. Untuk kandidat dari internal tentu ada, tapi kita mempertimbangkan juga bahwa gerindra harus berkoalisi jadi perlu kerjasama dengan partai lain. Gerindra tidak bisa mengusung sendiri," katanya kepada infotanjab.com, Rabu (28/8).

Untuk penentuan kandidat mana yang diusung, Gerindra akan membuka pendaftaran pada pertengahan September mendatang. "Kalau keputusan akhir di DPP tapi tentu masukan dari DPC," ujarnya.

Penelusuran infotanjab.com, dari sejumlah partai besar (dengan perolehan suara terbanyak), hanya PDIP yang mampu mengusung calonnya sendiri, dengan perolehan suara 8 kursi. Sementara PKB, PAN maupun Golkar harus menggandeng partai lain, jika ingin mengusung paslon Bupati dan Wakil Bupati.(*/nik)

Editor: It Redaksi

 

 





Berikan Komentar via Facebook :